Diduga Bermain dengan Anggaran Fiktif: Kejari Tahan Mantan Kadis Peternakan

KEDIRI, Korandor.com – KEJAKSAAN Negeri Kabupaten Kediri menetapkan Suparmi, mantan pejabat teras Kabupaten Kediri, sebagai tersangka penye...

KEDIRI, Korandor.com – KEJAKSAAN Negeri Kabupaten Kediri menetapkan Suparmi, mantan pejabat teras Kabupaten Kediri, sebagai tersangka penyelewengan dana sebesar Rp 547 juta. Anggaran dimaksud terkait dana bantuan untuk pembelian ternak pada kurun waktu 2015-2016. Diduga kuat dana tidak murni digunakan sebagaimana mestinya.
Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Kediri Subroto menolak dengan halus untuk memberi keterangan secara rinci terkait hal itu kepada Koran DOR. Tapi dia tidak membantah bahwa pihaknya masih terus melakukan upaya penyelidikan. “Itu (anggaran dimaksud, red) bahkan sudah masuk dalam materi penyidikan,”
Kendati demikian, Subroto mengatakan dana yang disalahgunakan sebesar Rp 547 juta itu terkait penggunaan anggaran pada tahun anggaran 2015-2016. Namun, lagi-lagi Subroto enggan menyebut bagian anggaran mana yang dijadikan bahan penyidikan dan juga  memastikan bahwa dari hasil penyelidikan anggaran yang dilaksanakan tidak sesuai peruntukan.
Lebih lanjut Subroto menjelaskan bahwa Suparmi telah ditetapkan menjadi tersangka pada Selasa (13/2) setelah dipastikan sudah ada barang bukti yang menguatkan keterlibatan dia.. Penahanan paling tidak akan dilakukan selama 20 hari ke depan Tersangka Suparmi, sudah ditahan kemarin sore (Selasa, Red), setelah dari hasil penyidikan ada penyalahgunaan anggaran.
Sebagai diketahui, Suparmi  sudah menjalani pemeriksaan selama sekitar sebulan pada selasa (13/2) siang, Suparmi kembali menjalani pemeriksaan dan setelah bukti dirasa cukup, Suparmi kemudian ditahan sekitar pukul 18.00, Perempuan yang sudah menjadi Kepala Dinas Peternakan lebih dari lima tahun ini dititipkan pihak Kejaksaan di Lapas Kediri.
Terkait proses penahanan, jelas Subroto, ditegaskan terkait dengan kelancaran proses penyidikan “Selama sudah memenuhi objektif dan subjektif, maka kami lakukan penahanan,” Selain itu, keputusan penahanan juga terkait dengan pemeriksaan saksi-saksi yang sudah dilakukan selama proses penyidikan.
Kalau ditahan berarti tim kami ada kekhawatiran kalau yang bersangkutan akan menghilangkan barang bukti, mengulangi dan takut melarikan dirii, upaya paksa ini kami lakukan selama 20 hari ke depan,” terang Subroto. Sesuai dengan pasal 2 subsider pasal 3 UU no 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Ancamannya pidana paling singkat empat tahun dengan ancaman maksimal 20 tahun dengan denda paling banyak Rp 1 miliar.
Suparmi kembali menjalani pemeriksaan. Berlangsung sekitar empat jam mulai pukul 11.00 hingga pukul 15.00 WIB. Sayang, Suparmi yang diperiksa di Ruang Kasi Pidsus terus menghindari wartawan , Sayang, pihak Suparmi sejauh ini belum bisa dikonfirmasi.
Selesai pemeriksaan sekitar pukul 14.30, Suparmi memilih menghindar dan langsung masuk ke mobil tahanan. Begitu juga dengan penasihat hukum yang digandeng oleh Suparmi hingga kemarin pun masih belum diketahui. Pada 2015-2016, Suparmi menjabat sebagai kepala Dinas Peternakan, Saat ini perempuan yang juga dokter hewan ini sudah menjalani pensiun dan Dinas Peternakan sudah terpisah antara peternakan dan perikanan, untuk bidang peternakan melebur menjadi menjadi satu dengan Dinas Ketahanan Pangan menjadi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) sedangkan Bidang Perikanan berdiri sendiri menjadi Dinas Perikanan.
Suparmi
Sementara itu Pemkab Kediri mengaku belum mengetahui kasus yang menjerat Suparmi “Belum tahu secara pasti kasus tersebut,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Krisna Setiawan hanya saja, jelas Krisna, kalaupun memang ada penahanan, Pemkab Kediri menghormati proses hukum yang berjalan. “Kami serahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku,” tutur dia (dlg/red/tom)

COMMENTS

ADVERTORIAL,31,Bali,101,Berita Utama,51,Gresik,83,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,44,Nasional,50,Olahraga,10,Regional,182,Tajuk,3,Tanah Bumbu,52,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Diduga Bermain dengan Anggaran Fiktif: Kejari Tahan Mantan Kadis Peternakan
Diduga Bermain dengan Anggaran Fiktif: Kejari Tahan Mantan Kadis Peternakan
https://1.bp.blogspot.com/-4vG7ncL996I/WobjT5wiAhI/AAAAAAAARf0/hbmAYgWVmv8tbm0JXDT4H89ZjxJj4QhOwCLcBGAs/s320/kediri%2Bkejaksaan-tahan-mantan-kepala-dinas-peternakan-ini-kasusnya_m_49528.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-4vG7ncL996I/WobjT5wiAhI/AAAAAAAARf0/hbmAYgWVmv8tbm0JXDT4H89ZjxJj4QhOwCLcBGAs/s72-c/kediri%2Bkejaksaan-tahan-mantan-kepala-dinas-peternakan-ini-kasusnya_m_49528.jpeg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/02/diduga-bermain-dengan-anggaran-fiktif.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/02/diduga-bermain-dengan-anggaran-fiktif.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy