Kasus Penyerobotan Lahan PTPN: Warga Desa Yakin Ari Tak Bersalah

MALANG, Korandor.com – SEKITAR   50 warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang menduduki kantor Pengad...





MALANG, Korandor.com – SEKITAR  50 warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang menduduki kantor Pengadilan Negeri Kepanjen, Rabu (14/2). Kedatangan puluhan warga itu untuk mengikuti sidang dan memberikan dukungan kepada terdakwa Kepala Desa Tegalrejo Ari Ismanto atas kasus penyerobotan lahan milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XII Pancursari.
Kedatangan massa ini hingga membuat sekitar 90 aparat Kepolisian Resor Malang dikerahkan untuk menjaga suasana sidang.  Puluhan massa yang tak kebagian tempat duduk di dalam ruang sidang, bergerombol di luar. Dalam agenda sidang itu dua orang saksi diperiksa. 
Kedua saksi berasal dari pihak PTPN XII yakni Edi Santoso selaku Asisten Tanaman PTPN XII dan Ivan Gusmawan, mantan Manager Kebun Pancursari PTPN XII periode bulan Maret hingga Agustus 2016.
Dalam agenda mendengarkan keterangan saksi, Hakim Ketua Saut Maruli Tua Pasaribu menanyakan sejumlah hal. Di antaranya, luas lahan PTPN XII yang telah diserobot terdakwa, SK pembatalan kerjasama, serta izin dan batas lahan. Sementara kuasa hukum Ari Ismanto, Agus Syafii, menjelaskan bahwa keterangan kedua saksi tidak sesuai. Di antaranya menyangkut nominal kerugian yang harus dibayarkan.
"Apa yang disampaikan saksi tidak sesuai. Salah satunya, soal luas lahan. Serta nominal kerugian dari Rp 1,3 miliar ternyata kok jadi Rp 1,8 miliar," beber Agus usai persidangan.
Mengenai luas lahan yang diserobot, dituduhkan seluas 177,03 hektar. Padahal, menurut dia, jumlah ini tidak sesuai dengan bukti yang sudah diajukan oleh terdakwa. Bukti yang diajukan terdakwa, lanjut dia, sekitar 98 hektar. Hal lain yang mereka anggap tidak sesuai adalah, Ari sudah membayar sekitar Rp 700 juta. Namun saksi tidak mengetahui. 
"Saksi ini baru bekerja di PTPN XII sejak tahun 2016. Padahal klien kami sudah menggarap lahan sejak tahun 2014. Ada banyak keterangan saksi yang tidak sinkron, disini masalahnya," beber dia. 
Persidangan itu berlangsung hanya sekitar 30 menit. Setelah mendengarkan keterangan kedua saksi, hakim menutup persidangan dan akan dilanjutkan minggu depan dengan sakisi yang lain.Sementara warga Tegalrejo yang mengikuti jalannya sidang tersebut langsung membubarkan diri dengan tertib usai sidang berakhir. (ryan/arie/red/tom)


COMMENTS

ADVERTORIAL,39,Bali,125,Berita Utama,64,Gresik,96,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,51,Nasional,64,Olahraga,11,Regional,213,Tajuk,5,Tanah Bumbu,62,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Kasus Penyerobotan Lahan PTPN: Warga Desa Yakin Ari Tak Bersalah
Kasus Penyerobotan Lahan PTPN: Warga Desa Yakin Ari Tak Bersalah
https://3.bp.blogspot.com/-7YLmeug3HXY/WoblnZYmlqI/AAAAAAAARgk/W4SNa8dpngs7Um1AGRhA3Gor3zvD9qxVQCEwYBhgL/s320/mlg%2Bbrt%2Bkades%2Btegalrejo.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-7YLmeug3HXY/WoblnZYmlqI/AAAAAAAARgk/W4SNa8dpngs7Um1AGRhA3Gor3zvD9qxVQCEwYBhgL/s72-c/mlg%2Bbrt%2Bkades%2Btegalrejo.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/02/kasus-penyerobotan-lahan-ptpn-warga.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/02/kasus-penyerobotan-lahan-ptpn-warga.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy