Sidang Kasus Suap Manan Walikota Batu Eddy Rumpoko: Jaksa Hadirkan Saksi Pengadaan Barang

Proses persidangan Eddy Rumpoko SURABAYA, Koran DOR – GILIRAN Edi Setiawan, Ketua Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan Barang...

Proses persidangan Eddy Rumpoko




SURABAYA, Koran DOR – GILIRAN Edi Setiawan, Ketua Kelompok Kerja Badan Layanan Pengadaan Barang dan Jasa VI Unit Layanan Pengadaan Pemkot Batu diperiksa sebagai saksi atas kasus suap Eddy Rumpoko, mantan Walikota Batu.
Pada sidang lanjutan Jumat pagi (9/2) di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jaksa Penuntut dari KPK juga berkesempatan memutar sadapan telepon antara Fhilipus Djap dengan Edi Setiawan.
Edi Setiawan mengungkapkan Eddy Rumpoko menerima mobil Toyota Alphard yang diberi kode ‘Si Hitam’ seharga Rp 1,6 miliar berikut uang yang diberi kode ‘undangan’ sebesar Rp 295 juta dari Fhilipus Djap, Direktur PT Dailbana Prima.
Sebagai imbalan, Fhilipus Djap bakal mendapat tujuh proyek pengadaan barang senilai Rp 11 miliar melalui dua perusahaan miliknya yakni PT Dailbana Prima Indonesia dan CV Amarta Wisesa. Proyek itu terjadi pada masa anggaran tahun 2016.
“Pada anggaran tahun 2017 Pak Fhilipus mendapat proyek pengadaan meubelair dengan nilai Rp 5,26 miliar. Kemudian, juga dapat proyek pengadaan seragam dinas dan atribut dengan nilai proyek Rp 1,44 miliar,” beber Edi Setiawan.
Dalam pengadaan lelang pakaian dinas, Edi Setiawan menyebut para calon peserta lelang wajib menyertakan jenis kain yang sesuai standar ISO. Ada dua termin dalam lelang seragam dinas. Pertama (Mei 2017), gagal karena tidak sesuai standart ISO. Kemudian pada Agustus (termin II) baru disetujui setelah standart (ISO) dihapus.
Edi juga mengungkapkan sebelum pengadaan lelang, Fhilipus Djap sudah melakukan pengaturan termasuk dengan pihak pabrik kain. “Jadi sebelum lelang diadakan, Pak Fhilipus Djap sudah berkomunikasi dengan pihak pabrik dan mereka yang mengatur standart kain yang diajukan dalam lelang. Jadi Pak Fhilipus Djap sudah tahu kalau kain yang diajukan miliknya, dan sebagai pemenang,” tutur saksi Edi.
Dalam sidang, Jaksa KPK juga memutar percakapan hasil sadapan pembicaraan telepon antara Fhilipus Djap dan Edi Setiawan. Dalam rekaman tersebut terungkap bahwa Eddy Rumpoko kembali meminta satu unit mobil Toyota Alphard ke Fhilipus Djap. Namun Edi Setiawan meminta agar request Eddy Rumpoko dipending dulu.
Dalam percakapan via telepon itu, Fhilipus Djap mengatakan bahwa ‘Si Hitam’ sudah siap diberikan ke Eddy Rumpoko. “Pak ini Si Hitam sudah ada,” bunyi suara Fhilipus Djap dalam rekaman sadapan tersebut. Namun tawaran dari Fhilipus Djap langsung ditolak Edi Setiawan.
“Waduh buat apalagi pak Bos. Jangan dulu pak. Yang kemarin (mobil Alphard) saja belum selesai, saya yang pusing,” kata Edi Setiawan dalam rekaman yang diputar oleh Jaksa Penuntut dari KPK.
Selain itu, dalam rekaman tersebut juga terungkap bahwa Eddy Rumpoko berpesan kepada Fhilipus Djap untuk disampaikan kepada Edi Setiawan. Pesannya adalah Edi Setiawan diminta berhati-hati dan menyarankan berganti nomor handphone untuk menghindari Tim Saber Pungli. “Karena adanya Saber Pungli,” pungkas Edi Setiawa menjawab pertanyaan jaksa KPK.
Perlu diketahui, Eddy sebagai Walikota Batu didakwa menyalahgunakan wewenang dengan menerima suap Rp 500 juta dari proyek yang dianggarkan Pemkot Batu pada 2017. Saat itu, proyek pengadaan tersebut senilai Rp 5,26 miliar yang dimenangi PT Dailbana Prima. Suap disebut-sebut diterima Eddy Rumpoko dari pengusaha Fhilipus Djap, Direktur PT Dailbana Prima.
Setelah uang Rp 500 juta diterima Eddy Rumpoko, KPK langsung menggelar operasi tangkap tangan. KPK langsung menangkap Eddy Rumpoko dan menyita uang tunai sebesar Rp 200 juta yang diterimanya. Sedangkan Rp 300 juta sebelumnya telah diberikan untuk keperluan pelunasan mobil Toyota Alphard milik Eddy Rumpoko.
KPK juga menyita uang tunai Rp 100 juta yang diberikan terdakwa lainnya yaitu pengusaha Fhilipus Djap kepada Edi Setiawan. Dalam kasus ini, Eddy Rumpoko dijerat Pasal 11 jo Pasal 55 ayat 1 jo Pasal 64 ayat 1 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor. (is/biel/red/tom)


COMMENTS

ADVERTORIAL,33,Bali,107,Berita Utama,56,Gresik,88,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,46,Nasional,53,Olahraga,10,Regional,191,Tajuk,3,Tanah Bumbu,54,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Sidang Kasus Suap Manan Walikota Batu Eddy Rumpoko: Jaksa Hadirkan Saksi Pengadaan Barang
Sidang Kasus Suap Manan Walikota Batu Eddy Rumpoko: Jaksa Hadirkan Saksi Pengadaan Barang
https://2.bp.blogspot.com/-4Wrsxo9sbPI/Wn36XuhJ5ZI/AAAAAAAARWE/5iLhGsqUlJUH8SR-xolCKFAHTwBtcnL-gCLcBGAs/s320/sby%2Bbrt%2Bjaksa%2Bhadirkan%2Bsaksi%2BEdy%2BSetiawan.jpeg
https://2.bp.blogspot.com/-4Wrsxo9sbPI/Wn36XuhJ5ZI/AAAAAAAARWE/5iLhGsqUlJUH8SR-xolCKFAHTwBtcnL-gCLcBGAs/s72-c/sby%2Bbrt%2Bjaksa%2Bhadirkan%2Bsaksi%2BEdy%2BSetiawan.jpeg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/02/sidang-kasus-suap-manan-walikota-batu.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/02/sidang-kasus-suap-manan-walikota-batu.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy