Penanganan Kasus Penganiayaan Juani “Jalan Di Tempat”

PROBOLINGGO, Korandor.com   - SLOGAN kepolisian bertuliskan, Silahkan Lapor Kami Siap Melayani, apalagi polri sebagai pelayan dan p...



PROBOLINGGO, Korandor.com - SLOGAN kepolisian bertuliskan, Silahkan Lapor Kami Siap Melayani, apalagi polri sebagai pelayan dan pengayom masyarakat, dipertanyakan B Juani selaku korban penganianyaan, yang dilakukan Dayat warga Desa Tribungan Kecamatan Kota Anyar Kabupaten Probolinggo. Dayat yang tanpa basa - basi membogem pelipis Juani sampai berlumuran darah dari telinga, dan dilarikan ke Rumah sakit Waluyo Jati Kraksaan yang diantar Aiptu JOKO anggota Polsek untuk fisum.
            Kejadian ini terjadi tanggal 3 Juli 2017, berawal saat Juani dituduh menyembunyikan mukenah dan sandal. Karena ramai, esok harinya Juani menegor Dayat disamping masjid. Bukan jawaban yang didapat, tetapi 2 kali pukulan ke pipinya Juani, dan langsung ambruk tak sadarkan diri. Setelah sadar tahu kalau yang menolong H Ahmad takmir masjid diangkat ke teras masjid. Mendengar kejadian itu, Suhadi  keponakan Juani, sorenya melapor ke Polsek.
Sudah hampir 7 bulan lebih dari kejadian itu, namun ada kesan kasus tersebut hanya jalan di tempat. “Kalau melihat kasus lain cepat ditangani, tapi kasus bulek saya kok lambat, apa hukum untuk orang kaya kalau orang melarat tidak tidak berlaku, keluh Suhadi kepada Koran DOR.
Masih menurut Suhadi, karena kejadian ini bulek saya (B Juani, red) pulang ke rumah asalnya di Desa Gebangan Kecamatan Krejengan Kabupaten Probolinggo, padahal dia tinggal di Desa Tribungan Kecamatan Kota Anyar puluhan tahun, jadi cleaning service di masjid itu, sampai diberi upah tiap bulannya, kok tega sampai dipukul lalu di usir. Kalau dalam minggu ini tidak ada tindak lanjutnya, saya akan melapor ke Polres saja, ujarnya.
            Ditempat lain, Koran DOR sempat diajak Suhadi ke Polsek Kota Anyar dengan tujuan mau menanyakan, tindaklanjut penanganan laporannya. Namun AKP Ohim selaku Kapolsek yang lama, maupun Dendi Kanit Reskrim, tidak ada di tempat. Aiptu Joko saat dijumpai, tidak banyak berkomentar, silahkan temui Kanit atau Kapolsek saja. Joko membenarkan bahwa dia mengantar Juani ke Waluyo Jati, tapi hanya sekedar fisum.
Dikonfirmasi melalui telepon, Bripka Dendi Kanit Reskrim menuturkan bahwa, kasus ini sudah ditangani Kejaksaan sudah P-21. Tapi di P-19 sampai detik ini belum bisa memenuhi petunjuk kejaksaan karena direkontruksi, Juani mengaku dipukul kepalanya tapi yang luka bibirnya, jadi tidak singkron.
Ketika ditanya, kok tidak di SP-3, Dendi tidak menjawab. Kejadian ini mendapat tanggapan serius dari H Lutfi Direktur AMPP, yang bermarkas di Kota Kraksan. Menurutnya, tidak ada alasan Polsek tidak meneruskan kasus ini, sebab sudah jelas 2 alat buktinya sudah ada. Bunyi KUHAP pasal 184, begitu ada seperti surat visum, keterangan saksi itu masuk alat bukti. Kalau masih kurang, itu urusan penyidik untuk mencari saksi. Penyidik harus profosional dan proposional, masyarakat sekarang sudah jeli, tahu delik-delik penyidikan tidak ada rekayasa, ucapnya.
 Kasusnya Jesika, tidak ada saksi yang melihat langsung, kok bisa diangkat apalagi kasus ini kasus kecil. Jadi kalau tidak ada saksi lagi, apa kasus ini tidak jalan. Hukum apa ini biar kita lihat perkembangannya dulu. Kalau tetap tidak jalan kita akan kirim surat kemana – mana, biar tidak ada ladi kejadian seperti itu.
Apalagi saya dapat info dari Suhadi, kalau Juani sempat didatangi Kapolres kerumahnya yang baru di Desa Gebangan. Juani sempat cerita kronologinya, bahkan sempat muncul ucapan Kapolres, kalau memang kejadiannya seperti itu, pelaku bisa dikenakan pasal 351 ayat 1, apa kurang jelas, kok bawahannya yang ruwet.
Dan lagi, saya dengar kalau kasus ini ditangani Kejaksaan, kalau ada P-19 itu tanggungjawabnya Penyidik untuk melengkapi. Kalau tidak mampu kenapa mentersangkakan orang. Sebab dari penyelidikan ke penyidikan, penyidik sudah punya bukti yang kuat, jadi jangan main-main, kalau tidak mampu serahkan ke Polres saja penagananya, kalau perlu ditulis saja di koran biar kasus ini jalan, tegasnya (saihu/Korandor.com)

COMMENTS

ADVERTORIAL,35,Bali,119,Berita Utama,61,Gresik,91,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,49,Nasional,61,Olahraga,11,Regional,203,Tajuk,4,Tanah Bumbu,59,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Penanganan Kasus Penganiayaan Juani “Jalan Di Tempat”
Penanganan Kasus Penganiayaan Juani “Jalan Di Tempat”
https://2.bp.blogspot.com/-CXyPRfNE19w/WpvB7B-XotI/AAAAAAAARxc/YIlZouyIA08MHV21ihoUb-fkl4Vh78r8wCLcBGAs/s320/Probolinggo%2Bjuani.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-CXyPRfNE19w/WpvB7B-XotI/AAAAAAAARxc/YIlZouyIA08MHV21ihoUb-fkl4Vh78r8wCLcBGAs/s72-c/Probolinggo%2Bjuani.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/03/penanganan-kasus-penganiayaan-juani.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/03/penanganan-kasus-penganiayaan-juani.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy