Pengerusakan Gorong Gorong Berbuntut Panjang

GRESIK, Korandor.com   – PENGERUSAKKAN fasilitas umum milik PT KGH (Kaha Global Hijau) berupa gorong-gorong yang dilakukan oleh mas...




GRESIK, Korandor.com – PENGERUSAKKAN fasilitas umum milik PT KGH (Kaha Global Hijau) berupa gorong-gorong yang dilakukan oleh masyarakat dusun Balongpanggang, beberapa hari lalu berbuntut panjang, karena kasus tersebut dilaporkan di Polda Jatim.
Dalam pelaporannya, kuasa hukum PT KGH ke Polda Jatim mengatakan, bahwa fasilitas yang dibangun adalah permintaan pihak desa. Namun ia kecewa siapa yang mendalangi ini semua. Ada kemungkinan adalah pemilik lahan yang belum terselesaikan, oleh pihak pengembang.
Dalam pelaporan di Polda Jatim STPL nomor : TBM/274/III/2018/UM/JATIM laporan Muis Al Fadhi (29) warga desa Munggugianti, Benjeng, gresik. Yang dilaporkan warga desa Balongpanggang, Gresik atas nama Moch Muchdor dkk telah melakukan pengerusakan terhadap gorong gorong yang dibangun milik PT Kaha Global Hijau (KGH)
Wagiman kuasa hukum PT KGH mengatakan, Bangunan gorong gorong milik PT KGH yang telah dibangun beberapa minggu ini, adalah atas permintaan desa agar air tidak mengendap di pasar hewan atau dilapangan desa Balongpanggang. Untuk itu sudah dibangun malah dirusak, kendati bangunan gorong gorong itu hanya 25 Cm. Saya sempat kecewa karena bangunan yang sudah jadi kok dibongkar. Malah tidak pakai teguran atau peringatan terlebih dahulu. “Akhirnya klien saya lapor ke Polda Jatim, katanya.
Sementara itu kepala desa Balongpanggang, Selamet ketika dikonfirmasi, (03/03) mengatakan, saya tidak tahu kalau jadinya begini. Pada saat rapat saya tidak mengetahui. Tahu-tahu paginya sudah seperti ini. “Saya kecewa terhadap pengerusakan itu, kalau ada saya mungkin tidak akan terjadi”, ucap kades.
Kades juga menyayangkan kegiatan yang dilakukan pengembang karena tidak pernah ke desa untuk melakukan koordinasi tentang pembangunan gorong gorong tersebut. Mestinya datang ke desa untuk ijin pembangunan gorong gorong itu. Lalu desa mengarahkan besarnya gorong gorong sehingga air bisa tuntas.
“Saya juga kecewa terhadap pihak pengembang, karena tidak berkoordinasi sama desa maupun desa sama sekali”, katanya.
Muspika melakukan pertemuan di balai Kecamatan Balongpanggang, yang dihadiri Forkompimka, Kepala Desa dan perangkat desa Balongpanggang, Kecamatan Balongpanggang Gresik, Selasa (13/03).
Tujuan pertemuan itu adalah mencari solusi terhadap kejadian beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut adalah pengerusakan terhadap pembangunan yang dilakukan PT KH group. Pembangunan gorong gorong yang oleh masyarakat dinilai terlalu kecil. Sebab gorong gorong dengan diameter 40 cm, mengakibatkan air membanjiri pasar sapi dan perkampungan.
Sementara humas PT KH Nursalim, menuntut adanya pemulihan terhadap apa yang telah di rusak masyarakat. “Tuntutan kami adalah perbaikan dikembalikan seperti semula” kata Nursalim.
Masalah perijinan kami tidak tahu itu adalah notaris. Sebenarnya pengembang ingin memperbaiki jalan dan melebarkan ke jalan makam dan akan kita lebarkan menjadi 4 meter jalan menuju makam. “Kita tidak mempunyai tujuan yang lain”. Tutur Sofyan.
Hal ini ditolak oleh desa karena pembangunan ini tanpa ada koordinasi kepada dusun.
Ketua BPD Karno mengatakan, ada beberapa harapan dari masyarakat warga Balongpanggang. Maunya warga sanitasi lancar, meminta set plant apakah PT KH Group membangun perumahan atau dijual kapling, tanyanya.
Lain halnya dengan pernyataan Pii ketua RT, inilah waktu yang ditunggu oleh masyatakat dusun Balongpanggang. Karena tanpa pertemuan kita tidak akan mendapatkan solusi. Karena selama ini masyarakat dusun Balongpanggang menunggu pertemuan seperti ini.
Karena selama ini terjadi mis komunikasi antara pengembang dengan masyarakat. Ibarat mertamu ke rumah orang kan harus permisi dulu. Namun PT KH Group tidak melalui etika yang begini.
“Tahu tahu membangun gorong gorong yang kecil ini. Kontan masyarakat melakukan pembongkaran tersebut. Karena saat itu banjir. Hal ini tidak dimiliki PT KH Group, tidak melalui tahapan tahapan seperti yang dimaksud”, katanya.
Ia juga menambahkan sebelum ada pembangunan PT KH, air diperumahan warga dapat lancar setelah dibangun gorong gorong air malah meluber kemana mana. Dan airnya menggenang cukup lama. “Kalau kita cari penyebanya adalah terlalu kecil bong bis yang dipasang sehingga kalau hujan banjir”, ujarnya.
            Lain lagi dengan M. Muklis, ia berharap dengan pembangunan perumahan itu harus jelas. Karena warga tidak mengharapkan adanya pembangunan perumahan, malah perkampungan jadi banjir. “Pembangunan saluran air harus sesuai dengan standart”, pinta M. Muklis mantan kasun Balongpanggang yang kini menjadi sekdes.
Ia juga sangat menyayangkan adanya pembongkaran paving jalan yang dibangun dari APBD selama 3 tahun, dan itupun tidak pernah koordinasi kepada desa atau dusun. “Pengembang melakukan langkah sendiri dan membuat aturan tersendiri. Karena masyarakat takut akan kesungguh-sungguhan dari pengembang”, tambahnya.
Kepala desa Balongpanggang Selamet Ramli berharap agar pihak pengembang dapat saling berkoordinasi, sehingga kita tahu permasalahan dari pengembang. “Percuma kita ngomong disini, karena humas tidak mempunyai hak untuk mengambil keputusan”, katanya.
Camat Balongpanggang Narto ST dalam hal ini kejadian ini, semua adalah kurang adanya komunikasi antara desa, dusun dan pengembang selaku pihak yang membangun. “Kalau jalan kita harus melihat definisi jalan, apakah nanti pihak perumahan yang nantinya akan menjadi warga Balongpanggang tidak boleh melintas disitu”, kata camat.
Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan, kami yang bergabung dalam Forkopinka Balongpanggang untuk mencari solusi. Permasalahan yang terjadi beberapa hari lalu agar tidak terulang lagi. Saya juga belum tahu jelas lahan itu dipergunakan untuk perumahan atau kavling. “Kalau itu dipergunakan untuk perumahan jelas ada gambarnya, atau ada set plannya”.
Lain halnya dengan Danramil Kap Inf Karmu, kita belum jelas kalau lahan 9000 m2 rencananya akan dibangun perumahan menjadi 81 unit. Harus jelas set plannya. Marilah kita bangun komunikasi yang baik, kesamping, keatas, dan kebawah. “Karena saya yakin kalau kita bangun komunikasi tidak mungkin terjadi permasalahan ini”ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa perlu adanya sosialisasi ke masyarakat. Karena dengan sosialisasi masyarakat tahu semua program dari PT KH Group. “Jangan membangun perumahan kok diam diam”, tutur Danramil. (ono/Korandor,com)


COMMENTS

ADVERTORIAL,29,Bali,90,Berita Utama,42,Gresik,73,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,40,Nasional,47,Olahraga,10,Regional,170,Tajuk,3,Tanah Bumbu,48,Tips,5,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Pengerusakan Gorong Gorong Berbuntut Panjang
Pengerusakan Gorong Gorong Berbuntut Panjang
https://3.bp.blogspot.com/-OMAYjkm69hY/Wq5h7VSkIyI/AAAAAAAAR-8/RYtZSm1q890SYlFi3DdkzdBkOTYbgQpYgCLcBGAs/s1600/gresik%2Bgorong_gorong%2Byang%2Bdirusak%2B%2BMasyarakat.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-OMAYjkm69hY/Wq5h7VSkIyI/AAAAAAAAR-8/RYtZSm1q890SYlFi3DdkzdBkOTYbgQpYgCLcBGAs/s72-c/gresik%2Bgorong_gorong%2Byang%2Bdirusak%2B%2BMasyarakat.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/03/pengerusakan-gorong-gorong-berbuntut.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/03/pengerusakan-gorong-gorong-berbuntut.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy