Proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Brantas Molor: Kontraktor Terancam Sanksi Denda

KEDIRI, Korandor.com – KONTRAKTOR Ruang Terbuka Hijau (RTH) Brantas atau lazim disebut Taman Brantas terancam denda hingga men...






KEDIRI, Korandor.com – KONTRAKTOR Ruang Terbuka Hijau (RTH) Brantas atau lazim disebut Taman Brantas terancam denda hingga mencapai ratusan juta rupiah menyusul pengerjaan proyek yang sejatinya akan diresmikan pada April ternyata molor hingga tiga bulan.
Pembangunan RTH Brantas yang berada di sepadan Sungai Brantas menelan anggaran APBD 2017 senilai Rp 7 miliar dan dalam pengerjaannya Dinas PUPR Kota Kediri sudah melakukan lelang terbuka yang dimenangkan oleh PT Inti Artha Nusantara dari Jakarta.
Hal itu diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kediri Sunyata. Disebutkan, proyek yang berada di sekitar Jembatan Brawijaya itu seharusnya sudah bisa dinikmati pada awal Januari lalu tapi ternyata hingga kini  belum rampung.
“Rekanan (kontraktor, red) akan dijatuhi sanksi denda. Itu sudah menjadi konsekwensi karena di perjanjian awal disebut bisa menyelesaikan akhir tahun lalu,” tutur Sunyata seraya menyebut dalam perjanjian kontrak pekerjaan akan selesai akhir 2017 namun ternyata hingga Maret belum tuntas.
Akibat dari hal itu PT Inti Artha Nusantara sebagai penyedia jasa kontraktor harus bayar denda. Jumlah pasti masih dihitung. Dia menyebut jika terdapat kemoloran pihak kontraktor akan mendapat denda dengan hitung-hitungan per-hari per-mil.  Teknisnya per-hari seperseribu dikali nilai kontrak riil.
Lantas, berapa nilai pasti? Dihitung dengan besaran proyek, maka nilai Rp 7,3 juta per-hari. Jika proyek ini molor hingga tiga bulan maka diperkirakan denda yang harus dibayarkan sekitar Rp 657 juta.
Sunyata menegaskan Apri mendatang diprediksi taman itu sudah bisa dinikmati warga Kota Kediri. Tinggal finishing masih akan terus dikebut. Seperti pemasangan tempat duduk hingga memasang penerangan taman.
Molornya proyek RTH Brantas dikarenakan beberapa faktor. Termasuk jelang akhir tahun lalu cuaca cukup ektrem seperti hujan deras dan angin kencang sehingga sangat berpengaruh dalam pengerjaan. Seperti tidak bisa lembur hingga material bangunan yang  tidak lancar sampai di areal proyek.
Terakhir, pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) Brantas yang berada di sepadan Sungai Brantas molor  disoal kalangan aktivis Kota Kediri. Begitu pun izin dari Kementerian PUPR Dirjen Sumber Daya Air juga tak luput dari kritik. Pemkot Kota Kediri membangun RTH Brantas yang ada di sepadan Sungai Brantas atas dasar izin dari Kementrian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air. Izin tersebut keluar pada 16 Maret 2017 dengan perihal Surat Keputusan Menteri PUPR Nomor 150/KPTS/M/2017 tentang Pemberian Izin Penggunaan Sumber Daya Air kepada Pemerintah Daerah Kota Kediri untuk kegiatan kontruksi ruang terbuka hijau dan ruang publik di Sungai Brantas.
Dalam izin tersebut Kementrian PUPR memberikan izin penggunaan sumber daya air kepada Pemerintah Kota Kediri untuk kegiatan kontruksi ruang terbuka hijau dan ruang publik dengan sejumlah ketentuan. Namun, dalam izin tersebut terdapat ketentuan di antaranya jenis atau tipe kontruksi. Salah satunya seperti area parkir harus menggunakan semi permanen (paving); area BMX semi permanen (paving); area amphitheatre dengan bangunan permanen beton rabat; area skate bangunan permanen dengan pasangan batu bata atau beton.
Dari sejumlah ketentuan itu salah satu aktivis Kota Kediri PEKAT-IB, Roy Kurnia Irawan menyoroti wujud bangunan yang saat ini ada di lokasi tersebut. Bahkan Roy juga mengkritik penentuan lokasi RTH yang berada di wilayah sepadan Sungai Brantas yang berdekatan dengan Jembatan Brawijaya
Selain itu, Roy juga menyayangkan pengerjaan pada RTH Brantas yang tidak selesai tepat waktu. Di lokasi RTH belum ada pagar pembatas antara bangunan RTH dengan sungai Pemerintah Kota Kediri perlu memberi sanki tegas bagi pelaksana proyek tersebut karena  tak mampu menyelesaikan secara tepat waktu. .(dlg/tom/Korandor.com)



COMMENTS

ADVERTORIAL,33,Bali,107,Berita Utama,56,Gresik,88,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,46,Nasional,53,Olahraga,10,Regional,191,Tajuk,3,Tanah Bumbu,54,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Brantas Molor: Kontraktor Terancam Sanksi Denda
Proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Brantas Molor: Kontraktor Terancam Sanksi Denda
https://1.bp.blogspot.com/-cadC2AzCNFM/WsH8ImkNTcI/AAAAAAAASQM/b64wo_RaKJovBnQmClnncwc8ZACPq-mmQCLcBGAs/s320/Kediri-RTH-Brantas-Kota-Kediri.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-cadC2AzCNFM/WsH8ImkNTcI/AAAAAAAASQM/b64wo_RaKJovBnQmClnncwc8ZACPq-mmQCLcBGAs/s72-c/Kediri-RTH-Brantas-Kota-Kediri.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2018/04/proyek-ruang-terbuka-hijau-rth-brantas.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2018/04/proyek-ruang-terbuka-hijau-rth-brantas.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy