NU Jadi Tumbal Politik Kekuasaan, Siapa Bertanggungjawab?

Tajuk DOR 711 Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan di Indonesia. Usianya hampir satu abad. Saat ini sedang mendapat ujian  ya...


Tajuk DOR 711


Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi keagamaan di Indonesia. Usianya hampir satu abad. Saat ini sedang mendapat ujian  yang cukup berat. Ormas keagamaan ini sedang dipergunjingkan di mana-mana.

Ternyata  masalahnya, ada sorotan tajam dari dalam. Dari kadernya sendiri. Mereka kecewa, karena kini NU dijadikan "tumbal". NU dikhianati. Pengkhianatnya adalah pimpinan tertinggi organisasi kaum ahlu sunnah wal jamaah itu sendiri.

"NU Jadi Tumbal Politik Kekuasaan, Siapa Bertanggungjawab?".

Sebuah acara perbincangan hangat yang cukup mengguncang di gedung Graha Astranawa, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (26/2/2019).

Dua profesor, tampil dalam membedah buku yang diluncurkan H.Choirul Anam, pendiri sekaligus pembina ormas PPKN (Pergerakan Penganut Khittah Nahdliyah).

Memang, buku yang dibedah secara ilmiah oleh Prof.H.Achmad Zahro guru besar UINSA (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel) Surabaya dan Prof.H.Amminudin Kasdi gurubesar UNESA (Universitas Negeri Surabaya) Surabaya itu, berjudul: "NU Jadi Tumbal Politik Kekuasaan, Siapa Bertanggungjawab".

Buku ini ditulis Cak Anam -- demikian wartawan senior ini akrab disapa -- dengan kajian yang cukup "berani". Betapa tidak, sebab yang dijadikan sasaran tembak dalam tulisannya adalah petinggi NU. Organisasi keagamaan Islam yang disebut punya jamaah terbanyak di kalangan umat muslim di Indonesia.

Dalam struktur organisasi yang didirikan di Surabaya tahun 1926 ini, pimpinan tertinggi NU itu adalah Rois Aam. Namum belum pernah dalam sejarahnya, ada pimpinan Rais Aam yang dicomot ke dunia politik. Tidak tanggung-tanggung, yang mencomot ke dunia politik adalah presiden.

Sejak zaman Rais Akbar KH Hasyim Asy’ari memimpin NU sampai dengan yang terakhir Rais Aam KH MA Sahal Mahfudh, beliau-beliau itu selalu istiqamah pada posisi tertinggi yang diamanatkan.

Jadi, belum pernah ada cerita Rais Aam PBNU tergoda gemerlap dunia atau politik kekuasaan. Rais Aam itu jantungnya NU. Nah, kalau Rais Aam dicomot, tentu detak jantungnya berhenti. NU "mati".

Rais Aam itu mencalonkan atau dicalonkan tidak boleh. Ini ada dalam pandangan Anggaran Dasar,. Dalam tradisi NU hal seperti ini juga tidak pernah ada, tulis Cak Anam, mantan Ketua Umum DPP PKNU (Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Nahdlatul Ummat) itu.

Cak Anam, yang juga mantan Ketua PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) Jawa Timur yang kini keluar dari dunia politik itu, mengaku sekarang fokus meneliti arsip lama NU.

Dalam AD/ART NU sudah terang dan jelas larangan petinggi NU di semua level mencalonkan diri atau dicalonkan dalam pemilihan jabatan politik apapun.

Larangan tersebut ditulis dengan jelas dalam AD/ART Bab XVI Pasal 51 Ayat (4): “Rais Aam, Wakil Rais Aam, Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum Pengurus Besar…dst…tidak diperkenankan mencalonkan diri atau dicalonkan dalam pemilihan jabatan politik.”

Sekarang ini NU jadi tumbal kekuasaan, tumbal itu sama dengan jimat. NU diperlakukan sebagai jimat untuk kekuasaan. Padahal pencomotan Rais Aam NU bukan untuk mendongkrak elektabilitas capres Joko Widodo.

Jauh hari sudah diumumkan tingkat keterpilihan Jokowi tidak tertandingi. Dari modal partai pendukung, lembaga survei mengunggulkannya. Tidak hanya itu, ujar Cak Anam, hampir semua gubernur dan walikota se-Indonesia sudah terang-terangan berdiri di belakang Jokowi.

Dari berbagai informasi yang dikumpulkan, ada  tiga hal pokok yang diharapkan lewat memasang jimat NU, KH Ma’ruf Amin. Yaitu:
(1) Stigma Anti Islam dan Ulama;
(2) Kelompok Islam Radikal;
(3) Memanjakan Asing dan Neo-PKI.

Nah tentu kita berharap ujian ini bisa membuka mata umat terbelalak. Cakrawala pandang kita bisa terbuka. Khususnya dari kalangan Nahdliyin sendiri. (yousri)

COMMENTS

ADVERTORIAL,76,Bali,208,Berita Utama,140,Gresik,173,KORIDOR INSPIRASI HOBI,3,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,76,Nasional,146,Olahraga,10,Regional,336,Tajuk,16,Tanah Bumbu,127,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: NU Jadi Tumbal Politik Kekuasaan, Siapa Bertanggungjawab?
NU Jadi Tumbal Politik Kekuasaan, Siapa Bertanggungjawab?
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2019/03/nu-jadi-tumbal-politik-kekuasaan-siapa.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2019/03/nu-jadi-tumbal-politik-kekuasaan-siapa.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy