Rehab Jaringan Irigasi DI Gondang Rp 253 M Tidak Sesuai Spek ?

LAMONGAN, Korandor.com – KETERSEDIAAN pasokan air di saat musim kemarau bagi para petani memang sangat penting. Selain pasokan air,...




LAMONGAN, Korandor.com – KETERSEDIAAN pasokan air di saat musim kemarau bagi para petani memang sangat penting. Selain pasokan air, jaringan irigasi yang baik juga merupakan instrument penting yang tidak bisa dipisahkan dalam pendistribusian air. Apalagi untuk daerah-daerah sebagai penyumbang pangan Nasional.

Seperti diketahui, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran triliunan rupiah untuk menunjang sektor pertanian dalam hal ketahanan pangan. Selain merehabilitasi beberapa saluran-saluran irigasi yang kondisinya sudah lama dan rusak. Juga dilakukan pembukaan saluran irigasi baru.

Provinsi Jawa Timur sebagai salahsatu daerah lumbung padi Nasional, menjadi perhatian utama pemerintah pusat. Untuk itulah Direktorat Jenderal Kemen PUPR melalui Balai Besar wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS) mengalokasikan kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi DI Gondang Kabupaten Lamongan 10.588 ha (Multi Years Contract).

Anggaran yang dialokasikan pun tidak main-main yakni sebesar Rp 268,5 miliar. Selaku pelaksana yakni PT Hutama Karya wilayah IV yang beralamat di jalan Comal No 20 Surabaya, dengan nilai kontrak Rp 253 miliar.

Data diterima Koran DOR, pekerjaan rehabilitasi DI Gondang dibiayai dari APBN tahun 2016-2018. Sebagai konsultan supervisi yakni PT Indra Karya (Persero) yang beralamat di jalan Ketileng Raya no 16 Semarang, dengan nilai kontrak Rp 8.476.380.000.

Pengamatan Koran DOR di lapangan, Kamis (11/4), tampak di lokasi terdapat pembuatan dinding saluran dari rabat beton. Lebar saluran di sisi hulu mencapai sekitar 7 meter. Dan semakin ke hilir, lebar saluran semakin mengecil. Namun kemiringan dinding saluran terkesan tidak sama.


Selain pembuatan dinding dari rabat beton, juga terdapat pembuatan pintu air dan syphon yang menghubungkan air irigasi dari sisi kanan ke sisi kiri. Sebab sebelah kanan dan kiri saluran merupakan area persawahan. Tapi ada beberapa titik saluran irigasi yang menuju ke sawah tampak sudah ada yang retak. Bahkan lebar saluran irigasi tersier tersebut, ada yang diganjal dengan batu.



Kondisi di dalam saluran juga banyak ditumbuhi tanaman liar, yang mungkin bisa merusak lapisan/linning struktur bangunan pada bagian tengah saluran. Sehingga mengakibatkan air akan merembes atau mudah hilang. Bukankah fungsi dinormalisasinya salura irigasi tersebut, untuk memastikan ketersediaan air.

Dinding saluran juga banyak terdapat keretakan, dan hanya ditutup dengan pengacian pada bagian luarnya saja. Bukankah pengacian hanya menutp pada bagian luarnya saja, namun tidak menyelesaikan masalah retaknya pada bagian dalam, apalagi struktur bangunan tersebut beton ?.

Kondisi di salahsatu pintu air juga banyak ditemukan keretakan yang berat. Terutama pada bagian sisi bangunan pintu air. Material batu yang digunakan serta tidak ditutupnya pasangan batu pada bagian belakang bangunan di pintu air juga layak untuk dipertanyakan. Selain itu, kondisi pagar pada bangunan tambatan juga banyak yang rusak.



Banyak temuan dan kejanggalan pada pekerjaan yang menghabiskan anggaran rakyat mencapai Rp 253 miliar ini, menimbulkan tanda tanya besar. Apalagi pekerjaan tersebut sesuai kontrak (2016-2018) sudah PHO (Professional Hand Over).

Apakah hasil pekerjaan tersebut sudah sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi teknis ? dan apakah bangunan tersebut dapat bertahan lama sesuai dengan umur perencanaan ? lalu seperti apakah pengawasan dari konsultan supervisi dan PPK ? layak diusut.

Isgiyanto selaku Kabid PJPA BBWS Bengawan Solo dikonfirmasi melalui pesan WA beberapa waktu yang lalu, terkait hasil pekerjaan tersebut mengatakan, sudah saya sampaikan ke PPK nya. (joe)      



COMMENTS

ADVERTORIAL,76,Bali,208,Berita Utama,140,Gresik,173,KORIDOR INSPIRASI HOBI,3,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,76,Nasional,146,Olahraga,10,Regional,336,Tajuk,16,Tanah Bumbu,127,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Rehab Jaringan Irigasi DI Gondang Rp 253 M Tidak Sesuai Spek ?
Rehab Jaringan Irigasi DI Gondang Rp 253 M Tidak Sesuai Spek ?
https://3.bp.blogspot.com/-WSF4PP63rjo/XLxsNPo-XEI/AAAAAAAAUwU/h46O-8xIP6oLDsifuXZqN-xQgBW97W1vwCLcBGAs/s320/HL.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-WSF4PP63rjo/XLxsNPo-XEI/AAAAAAAAUwU/h46O-8xIP6oLDsifuXZqN-xQgBW97W1vwCLcBGAs/s72-c/HL.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2019/04/rehab-jaringan-irigasi-di-gondang-rp_21.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2019/04/rehab-jaringan-irigasi-di-gondang-rp_21.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy