Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting

BATULICIN, Korandor.com   - PEMERINTAH Kabupaten Tanah Bumbu menggelar kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (...




BATULICIN, Korandor.com  - PEMERINTAH Kabupaten Tanah Bumbu menggelar kegiatan Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting, Selasa (7/5) di Mahligai Bersujud, Kecamatan Simpang Empat. Rembuk Stunting yang dibuka Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor itu mengangkat tema "Kita Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Yang Cerdas, Sehat, dan Produktif".

Kegiatan Rembuk Stunting yang digagas Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tanah Bumbu tersebut  bertujuan membangun komitmen dan kebijakan serta arah strategi percepatan penurunan stunting agar penanganan stunting menjadi komitmen bersama yang diwujudkan dalam kebijakan, program kerja dan partisipasi aktif seluruh masyarakat, media massa dan dunia usaha.

Pada kegiatan tersebut juga dilakukan  penggalangan komitmen para pengambil kebijakan di daerah dan pimpinan stakeholder di Kabupaten Tanah Bumbu dalam melakukan perencanaan, koordinasi, monitoring dan evaluasi serta advokasi dalam percepatan penurunan stunting.

Ketua Panitia Rembuk Stunting, Kepala Dinas Kesehatan Tanbu HM Damrah diwakili  Sekretaris Dinas Kesehatan Tanah Bumbu, Kartini, dalam laporannya mengatakan konvergensi percepatan pencegahan stunting adalah intervensi yang dilakukan secara terkoordinir, terpadu, dan bersama-sama menyasar kelompok sasaran prioritas yang tinggal di desa untuk mencegah stunting dengan mengintegrasikan dan  menyelaraskan berbagai sumber daya untuk pencegahan stunting.

Menurut Kartini, kebijakan pemerintah pusat menentukan 1000 desa di 100 Kabupaten jadi prioritas penanganan stunting nasional. Salah satu Kabupaten tersebut adalah Kabupaten Tanah Bumbu.

"Paling tidak ada 10 Desa di Tanbu yang terpilih sebagai prioritas pembelajaran konvergensi," sebut Kartini seraya menyebut dari data anak stunting hasil operasi timbang tahun 2018 dari 10 Kecamatan di 14 Puskesmas terdapat balita stunting sebesar 4,56 persen dari 21 ribu orang balita yang diukur.

Adapun upaya konvergensi percepatan pencegahan stunting, sambung Kartini, dilakukan mulai pada tahap perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan hingga pemantauan dan evaluasi. "Pada tahap perencanaan dilakukan analisa situasi dan rembuk stunting seperti yang kita lakukan pada hari ini," ujar dia.

Menurut dia, analisa situasi awal dan rembuk stunting dilakukan untuk mengetahui kondisi stunting diwilayah Kabupaten, penyebab utama, dan identifikasi program atau kegiatan yang selama ini sudah dilakukan. Dari analisa tersebut  diharapkan dapat menentukan program, kelompok sasaran, sumber pendanaan, dan lokasi upaya percepatan pencegahan stunting didaerah yang diterjemahkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Rencana Kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah  (APBD).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, HM Muslim, mengatakan persoalan stunting tidak hanya menjadi isu  di daerah tetapi  menjadi  isu nasional. Oleh karena itu persoalan stunting harus betul-betul dikendalikan dengan sebaik-baiknya.

Terkait pengendalian stunting, sebutnya, pemerintah memiliki  komitmen yang luar bisa dalam hal pengendalian. "Ada 8 tahap yang dilakukan dalam pengendalian stunting ini. Salah satunya yaitu komitmen kepala daerah."

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu, H Sudian Noor, mengatakan sangat mendukung dan mengapresiasi dengan  dilaksanakannya, Rencana Aksi Ke Tiga Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S) melalui rembuk stunting.

Terkait penurunan stunting, Bupati berharap adanya  komitmen semua pihak agar hasil dari rembuk stunting ini dimuat di dalam RKPD atau Renja SKPD tahun berikutnya. Sehingga target indikator pembangunan bidang Kesehatan, yaitu menurunkan prevalensi stunting pada anak dibawah usia 2 tahun dapat tercapai sehingga  mampu meningkat derajat kesehatan masyarakat.  "Komitmen ini harus didukung sampai ke tingkat pemerintah desa."

Adapun narasumber pada pertemuan rembuk stunting berasal dari Kementerian Dalam Negeri. Acara yang dibuka Bupati Tanbu H Sudian Noor itu dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, DPRD, Dandim, Kapolres, Pejabat Pemkab Tanbu, Camat, Kepala Puskesmas, Pengelola Program Gizi, KIA dan Kesling Puskesmas, Kepala Desa, TP PKK, Pamsimas, Pengusaha, tokoh masyarakat, dan lain-lain. (nr/red/tom)


COMMENTS

ADVERTORIAL,76,Bali,208,Berita Utama,140,Gresik,173,KORIDOR INSPIRASI HOBI,3,Koridor Kuala Kapuas,31,Malang Raya,76,Nasional,146,Olahraga,10,Regional,336,Tajuk,16,Tanah Bumbu,127,Tips,6,Umum,28,
ltr
item
KORANDOR.COM: Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting
Rembuk Aksi Percepatan Penurunan Stunting
https://4.bp.blogspot.com/-oF0AzNB2aCY/XNg04QT_9dI/AAAAAAAAU_8/q9qFwgYp4qwfvCDXbt0_L8BZq9uYHV67gCLcBGAs/s320/tanbu%2Bft%2Bbrt%2Bpemkab%2Bgelar%2Brembuk.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-oF0AzNB2aCY/XNg04QT_9dI/AAAAAAAAU_8/q9qFwgYp4qwfvCDXbt0_L8BZq9uYHV67gCLcBGAs/s72-c/tanbu%2Bft%2Bbrt%2Bpemkab%2Bgelar%2Brembuk.jpg
KORANDOR.COM
http://www.korandor.com/2019/05/rembuk-aksi-percepatan-penurunan.html
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/
http://www.korandor.com/2019/05/rembuk-aksi-percepatan-penurunan.html
true
3362559209841274946
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy